04 January 2017

The old me - The new me



Aku mencari seolah ada yang hilang, tanpa aku sadar apa yang telah aku hilangkan. 
Aku tertanya-tanya. Seolah hidup begitu kosong. Seolah kesedihan meliputi kehidupanku. Aku terbiasa, terlalu biasa dengan namanya bahagia tanpa aku tahu tuhan bisa mengambilnya, kapan pun. Aku takabbur. Aku lemas dalam bahagiaku sendiri.

Sampai aku hilang arti mahu hidup. Aku mahu berhenti untuk hidup. Aku hilang semua mimpiku. Untuk apa aku hidup? Untuk apa tuhan? Itu pertanyaanku dulu.

Namun, dengan perlahan tuhan membawaku kembali. Menghulurkan begitu banyak manusia yang tanpa aku kenal dirinya, aku lihat kemanisan hatinya. Seolah lena terbangun kembali, aku tahu tuhan tak pernah pergi. 

Aku bisa apa?

Aku Cuma mampu melihat mereka mengubat sedikit demi sedikit lukaku. Dan saat aku mulai menyayangi, tuhan mengambil mereka kembali. Membuat aku kembali sendiri. 

Tapi anehnya. Saat ini, aku lebih kuat. Aku tidak tertanya tanya. Dan aku tetap mahu dekat denganNya. Karena aku lebih percaya, hidup itu ada indahnya, selagi hati menilai yang tidak terlihat di penglihatan. 

Aku telah hilang begitu banyak perkara. Tapi entah hati seolah tetap mahu bermimpi. Di satu sisi aku takut untuk berimpian lagi. Tapi disatu sisi aku percaya, tuhan memegang mimpi dan doaku. Aku tak pernah sendiri. 

Dan perkara yang telah hilang itu, seolah membawa aku pergi ke jalan yang baru. Jalan yang begitu samar, tapi tetap menenangkan. Seolah jalan yang kosong memenuhi ruang, tapi tetap kakiku disaluti liputan awan yang indah buat aku lebih mudah untuk melangkah.

Dan saat ini, aku tahu. Tuhan tak pernah salah, dan tuhan selalu ada.
Sometime, I feel awkward writing what have been written in my heart in malay. And it turned into Indo-slang essay T_T
I wish, if I can write long enough, I want to write a book, and I'll name it, "Saat Aku Mengenal Tuhan" 
Supaya saat begitu ramai yang 'hilang', masih temukan jalan yang baru. Masih mahu percaya, Masih mahu melangkah.

03 January 2017

Before I go 2

Sebolehnya nak beri everything that can be counted as Ja'riah. Like share nice thing, positive vibes, and something that can remind us to Him.

Sebolehnya nak jumpa ayah, as if this is the last time, at least I already meet him, ask for his forgiveness for everything. For not stay and walk away from his life. It's very hard for me. Doakan aku ya? Semoga hati kuat dan aku tak cuma menangis dengan hanya pandang wajah dia. I want to be strong 💪

Sebolehnya, nak minta maaf to everyone before I go. Say thank you. And I wish that I can hug all my friends ❤ like this is the last time.

Masha Allah, semoga Allah mudahkan dan kuatkan hati aku 🌷

02 January 2017

Before I go

Kerisauan.

Should or shouldn't I meet him? Even when I write a short letter for him, I cried for hours. Then how can I meet him? Salam dia? Be like, there's nothing that hurt me?

Ya Rabb, even when I walk away from his life, aku pergi jauh dari dia for years, to build my strength, to build my heart back, but every time the issues is about him, my heart turn into pieces again. Aku tak kuat rupanya.

Aku jadi manusia lemah yang rebah terus melata ke bumi. Bila berdiri terus goyah tersungkur. Jadi, bagaimana?

Entah kenapa, rasa begitu sakit. Begitu perih.

Is it enough with only a short letter for him before I go? Tuhan, jujur aku tak kuat. Dan entah bila hati akan jadi kuat lagi, untuk dia.

Aku tak marah, jauh sekali dendam dan benci. Aku cuma, terluka. Terluka yang tak terlihat. Yang entah bila sembuhnya.

Maaf.
Terasa rapuh sekali, ayah.

01 January 2017

Love

Cinta.

Pada saat tuhan ambil dia dari harapan hatiku, aku masih percaya cinta.
Pada saat ibu dan ayah berpisah dan hidup dengan amarah, aku masih percaya cinta.

Cinta yang menebarkan semangat, cinta yang memberi kekuatan, cinta yang membahagiakan.

Walau saat tidak seorang pun yg aku percaya untuk aku cintai lagi, aku tetap percaya cinta. Karena ia terlindung dibalik hati, terselit dibalik doa-doa yang tak pernah sepi.

.