09 September 2018

Master In Philosophy Bioprocess Engineering

Bismillahirrahmanirrahim. 

September mark my date to be back as a knowledge seeker. 

Despite from all the chaos, accidents, keluar masuk hospital, my July and august is a lil bit messed. But I husnuzon and believe that, Allah is giving me something. Somethig that I didn't expect. 

Akhir bulan 8 my old supervisor call. "Lia, Prof and I at IBD really need student for our master project and I believe you can do this. Regarding your old probiotic project. Tapi U kena mula bulan 9. Dan we will pay you. Enough for fees and expenses till you finish the project"

Allahu.

When you believe Allah is providing something, HE WILL. 

I still can focus with my Insurance job, I still can cope with agencies, and I am doing research project for the nation at the same time. Allahu...syukuran. Despite all the tears, unplan event, fluctuate emotion, He give me this. 

Dulu aku pernah cakap, I wont pursue my master if I dont have any fund. Masa mula kerja insurance even a lil bit tired because I swear it is not easy. Business means we vow to give our best commitment to our business. Tapi I worked hard for it. 

And finally, when I already know how to manage my business, I also can manage my clients, and doing the research with stable fund, (not that stable. Lots of commitment need to pay 😬) 

Allah is the best planner. 
Just believe. Allah is the best of planner world and hereafter ❤️🎁 


I write this post because there are some emails I got asking about what I am doing right now. So yeah, here I am. ❤️🌷


23 May 2018

The beginning

A marriage for me is, 

When we decided to be with someone that aint perfect but suit us. We accept their weaknesses and make it just merely a beautiful flaws. 

And for me, marriage is being with someone that I can stay all night long talk about the whole day. Being with someone I can respect for the whole of my life.

Dan kita tak pernah terfikir bagaimana sesebuah pernikahan itu akan bermula. Mahupun berakhir. It just happen. 

Moga tuhan titip hati yg sentiasa hijau dalam mengenali juga memahami kalian   ❤️


08 August 2017

Rindu yang satu ini

Rindu yang satu ini betul-betul memenuhi segenap ruang hati sampai tiada rasa rindu yang lain dari rindu ini.

Masih terbayang langkah aku ke masjidil haram.

Masih terbayang pagi hening yang sejuk dengan langkah laju mengejar subuh walau tak tidur 2 hari. Langkah yang tidak sumbang, tetap gagah. Langkah yang Allah kirim kekuatan yang begitu jauh dari kebiasaan. Tiada lesu, lelah, tenaga yang seolah diiringi dengan begitu kasih sayang.

Masih terbayang setiap langkah sendu dari pintu keluar hotel hingga ke mataf menyebut labbaikallahummalabbaik. (Kami menyahut seruanMu Ya Allah), sampai tersedu kerana terharu dengan Allah.

Masih terbayang langkah malam terakhir tawaf, sendirian, bercerita, merayu, meminta, hingga langkah ke hajarul aswad, juga sendiri. Langkah yg aku letak seluruh hati dalam lindunganNya.

Begitu banyak cerita.

Dan rindu ini seolah tak pernah pudar. Semakin rindu adalah.

Allah, semoga kau pegang rindu ini dan tarik aku untuk kembali. Semoga setiap detik akan kekal menjadi memori paling indah ⚘

05 July 2017

Bila raya orang persoal kenapa

Kelmaren raya.
Orang persoal kenapa.
Buat aku terkesima.

Mungkin sebab aku yg paling pandai sorokkan luka
Aku yg paling tahu kata, "tak apa"
Aku yg selalu diam malas nak berkata-kata
Aku yg selalu biar senyum hias setiap budi bahasa

Jadi aku yg paling tak layak rasa suka
Aku yg paling tak layak nak kata aku sedang duka
Aku yg paling tak layak nak kata, hati ni dah tak ada jiwa
Aku yg paling tak layak persoal kenapa

Kalaulah dia tahu
Aku seolah manusia entah mana hati yg masih belum disentuh rasa pilu.

Bilamana seolah dia mati tanpa beritahu
Tapi dia hidup mungkin aku yg tak ambil tahu.

Ps : Aku pun manusia. Jelasnya, aku pun terluka bilamana dia cuba buat anak perempuan itu tersenyum & ketawa, dan aku, anak perempuannya berhempas pulas memerah otak, esok bagaimana?

Hingga lepas beberapa tahun, dia tanya "sayang ayah tak?"

Keluarga kata
"Macam tu lah!" - Bila aku cuma senyum

Tapi dalam diam aku berkata "kholas". Mereka yg tak tahu maksudnya.

.